Pencarian

RadarIndoMedia TV YouTube

Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Aparat TNI-Polri Dilempari Batu

Senin, 22 Juni 2026 • 15:47:11 WIB
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Aparat TNI-Polri Dilempari Batu

JAKARTA – Proses eksekusi pengosongan lahan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Kamis (18/6), berlangsung ricuh. Sejumlah aparat gabungan TNI dan Polri dilempari batu hingga kayu oleh massa yang menolak pelaksanaan eksekusi.

Kericuhan terjadi tidak lama setelah Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membacakan putusan eksekusi di lokasi. Massa yang sejak pagi berkumpul langsung berteriak dan menolak pengosongan lahan dilakukan.

Situasi memanas ketika aparat meminta massa mundur dari area eksekusi. Namun, sebagian massa tetap bertahan dan mulai melemparkan batu ke arah petugas.

Aparat kepolisian yang dilengkapi tameng kemudian bergerak maju untuk membubarkan massa. Petugas juga dibantu personel TNI dalam mengamankan lokasi agar proses eksekusi tetap berjalan.

Untuk mengendalikan situasi, polisi sempat mengerahkan water cannon. Massa akhirnya mulai mundur dan tercerai-berai setelah bentrokan berlangsung beberapa saat. Sejumlah orang yang diduga menjadi provokator turut diamankan aparat.

Dalam pembacaan putusan, Panitera PN Jakarta Pusat menyatakan pengosongan lahan eks Hotel Sultan telah berkekuatan hukum tetap dan harus dilaksanakan sesuai ketentuan pengadilan.

Lahan tersebut diketahui menjadi bagian sengketa antara pengelola Hotel Sultan dengan pemerintah terkait status hak guna bangunan di kawasan GBK.

Pengamanan eksekusi melibatkan ribuan personel gabungan. Kepolisian menyebut sebanyak 3.161 personel diterjunkan guna memastikan proses pengosongan berjalan aman dan kondusif.

Sebelumnya, pihak Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) juga telah menyiapkan ratusan personel internal bersama tim pendamping hukum menjelang pelaksanaan eksekusi.

Peristiwa ricuh tersebut menjadi perhatian publik karena terjadi di salah satu kawasan strategis ibu kota dan melibatkan pengamanan besar-besaran aparat negara.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks