Gaji ke-13 Belum Cair, ASN Siak Masih Menanti Kepastian

Penulis: Redaksi
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:49:44 WIB

SIAK – Di saat aparatur sipil negara (ASN) di berbagai daerah telah mulai menikmati pencairan gaji ke-13 sejak awal Juni, ribuan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak justru masih harus bersabar. Harapan untuk segera menerima tambahan penghasilan yang biasanya digunakan memenuhi kebutuhan pendidikan anak dan berbagai keperluan keluarga, hingga kini masih menggantung tanpa kepastian.

Di tengah semakin tingginya kebutuhan menjelang tahun ajaran baru, keterlambatan pencairan gaji ke-13 menjadi perhatian serius. Sebab, dana tersebut selama ini menjadi salah satu penopang utama bagi banyak ASN untuk membayar biaya sekolah, membeli perlengkapan pendidikan anak, hingga memenuhi kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.

Kondisi tersebut membuat sebagian ASN mulai bertanya-tanya mengenai kapan hak mereka dapat direalisasikan. Apalagi secara nasional pemerintah pusat telah memulai pembayaran gaji ke-13 sejak 2 Juni 2026. Namun, berbeda dengan daerah lain, Pemerintah Kabupaten Siak masih berjibaku dengan kondisi keuangan daerah yang belum memungkinkan pencairan dilakukan secara cepat.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Siak, Raja Indor Parlindungan Siregar, mengakui bahwa hingga saat ini pencairan gaji ke-13 masih terus diupayakan. Menurutnya, pembayaran tambahan penghasilan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga sangat bergantung pada kemampuan kas daerah yang tersedia.

Situasi tersebut membuat pemerintah daerah belum dapat memastikan kapan gaji ke-13 akan mulai masuk ke rekening para ASN. Bahkan, belum ada kepastian apakah pembayaran dapat dilakukan dalam bulan ini atau harus menunggu kondisi keuangan yang lebih memungkinkan pada bulan berikutnya.

Meski demikian, pemerintah daerah memastikan bahwa hak para ASN tetap menjadi perhatian dan tidak akan diabaikan. Berbagai langkah terus dilakukan agar pembayaran dapat segera direalisasikan. Raja Indor menegaskan, pihaknya saat ini fokus mencari solusi terbaik agar pencairan gaji ke-13 dapat segera terlaksana.

"Kami terus berusaha bagaimana gaji ke-13 itu bisa segera dibayarkan," ujarnya.

Ironisnya, keterlambatan ini terjadi ketika kebutuhan masyarakat justru sedang meningkat. Tahun ajaran baru yang semakin dekat membuat banyak keluarga ASN berharap dana tambahan tersebut dapat segera cair untuk membantu meringankan beban ekonomi.

Sejumlah ASN memilih tetap bersabar sambil berharap pemerintah daerah mampu menemukan jalan keluar. Bagi mereka, gaji ke-13 bukan sekadar tambahan pendapatan, tetapi menjadi penyangga penting untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang semakin besar.

Kini, ribuan ASN di Kabupaten Siak hanya bisa menunggu. Di tengah harapan yang belum terjawab, satu pertanyaan masih terus menggantung: kapan gaji ke-13 yang telah lama dinantikan itu benar-benar masuk ke rekening?

Diambil dari beberapa sumber dan diolah Tim Redaksi Radar Indo Media.

Reporter: Redaksi