PEKANBARU – Sorotan terhadap sejumlah gelanggang permainan (gelper) di Kota Pekanbaru terus menguat. Setelah viral aksi emak-emak yang menggeruduk salah satu lokasi yang diduga menjadi tempat perjudian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru memastikan pengawasan akan diperketat. Namun hingga kini, belum ditemukan adanya pelanggan yang melakukan aktivitas perjudian di lokasi yang disidak.
Kepala Satpol PP Pekanbaru, Desheriyanto, mengatakan pihaknya bersama DPRD, kepolisian, dan instansi terkait telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gelper di kawasan Jalan Riau dan sekitarnya. Dari hasil pemeriksaan sementara, aktivitas yang berlangsung masih berupa permainan yang diizinkan dan belum ditemukan bukti praktik perjudian.
Meski demikian, Satpol PP tidak ingin kecolongan. Pengawasan akan ditingkatkan, terutama terhadap aspek perizinan, operasional usaha, hingga kemungkinan adanya aktivitas yang melanggar ketentuan hukum dan peraturan daerah.
Komisi I DPRD Pekanbaru juga menegaskan sidak dilakukan bukan hanya untuk mencari indikasi perjudian, tetapi juga memeriksa kepatuhan pengelola terhadap izin usaha dan kewajiban pajak. Sejumlah lokasi yang disidak diketahui menyerap puluhan tenaga kerja sehingga penanganannya harus dilakukan secara cermat dan berdasarkan fakta di lapangan.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena gelper kerap berada di wilayah abu-abu antara arena hiburan dan dugaan praktik perjudian. Tidak sedikit masyarakat yang meminta pemerintah bersikap tegas apabila ditemukan pelanggaran. Di sisi lain, pemerintah juga harus memastikan penindakan dilakukan secara objektif dan tidak hanya berdasarkan persepsi.
Bagi Pemko Pekanbaru, persoalannya bukan semata ada atau tidaknya praktik judi di dalam gelper. Yang lebih penting adalah memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Sebab, ketika sebuah tempat hiburan mulai dipertanyakan publik, maka pengawasan tidak boleh berhenti pada satu kali sidak. Kepercayaan masyarakat hanya bisa dibangun melalui pengawasan yang konsisten, transparan, dan penegakan aturan tanpa pandang bulu.
Diolah dari berbagai sumber dan ditulis ulang oleh Tim Redaksi RadarIndoMedia.com.