PEKANBARU – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau memberi napas tambahan bagi calon peserta didik baru. Masa aktivasi akun Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027 resmi diperpanjang.

Keputusan ini diambil setelah masih banyak siswa yang belum menyelesaikan proses aktivasi akun akibat berbagai kendala, mulai dari kelengkapan dokumen hingga persoalan teknis saat pendaftaran.

Namun, perpanjangan waktu ini bukan berarti calon siswa bisa bersantai. Disdik Riau mengingatkan bahwa kuota penerimaan di sekolah negeri terus bergerak dan terisi setiap saat. Semakin lambat melakukan aktivasi dan pendaftaran, semakin kecil peluang memperoleh kursi di sekolah yang diincar.

Tim SPMB Riau menegaskan, seluruh calon peserta didik yang belum mengaktifkan akun diminta segera menuntaskan proses registrasi dan memastikan data yang diunggah sudah benar. Kesalahan data maupun keterlambatan verifikasi berpotensi menghambat proses seleksi.

Antusiasme masyarakat terhadap SPMB tahun ini terbilang tinggi. Puluhan ribu akun telah berhasil diaktivasi dan jumlahnya terus bertambah seiring dibukanya masa perpanjangan. Kondisi ini membuat persaingan masuk ke sekolah-sekolah favorit diperkirakan semakin ketat.

Sistem penerimaan yang dilakukan secara daring memang memberikan kemudahan akses. Namun di sisi lain, kecepatan dan ketelitian menjadi faktor penting. Sebab, sistem tidak mengenal istilah menunggu. Siapa yang lebih cepat dan lebih siap, berpeluang lebih besar mengamankan kursi.

Perpanjangan aktivasi akun bisa menjadi kesempatan kedua bagi siswa yang tertinggal. Tetapi satu hal yang perlu diingat, waktu bisa diperpanjang, sedangkan daya tampung sekolah tidak. Ketika kuota sudah penuh, kesempatan pun ikut tertutup.

Diolah dari berbagai sumber dan ditulis ulang oleh Tim Redaksi RadarIndoMedia.com.

Reporter: Redaksi