PEKANBARU, RADARINDOMEDIA.COM – Besarnya keuntungan yang diperoleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali memunculkan pertanyaan publik terkait kejelasan pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10 persen Blok Rokan yang menjadi hak daerah di Provinsi Riau.

Di tengah informasi bahwa PHR mencatat kinerja keuangan yang signifikan dari pengelolaan Blok Rokan, berbagai kalangan menilai sudah saatnya pemerintah daerah dan pihak terkait membuka secara transparan berapa sebenarnya nilai dana PI yang diterima daerah serta bagaimana mekanisme pemanfaatannya untuk kepentingan masyarakat.

Blok Rokan merupakan salah satu wilayah kerja migas terbesar di Indonesia dan selama puluhan tahun menjadi tulang punggung produksi minyak nasional. Setelah alih kelola kepada Pertamina melalui PHR, harapan masyarakat Riau terhadap peningkatan manfaat ekonomi daerah semakin besar.

Namun, sejumlah pemerhati ekonomi daerah menilai informasi mengenai realisasi manfaat PI masih belum sepenuhnya dipahami publik. Transparansi dianggap penting agar masyarakat mengetahui sejauh mana kekayaan alam Riau benar-benar memberikan dampak terhadap pembangunan daerah.

"Jangan sampai masyarakat hanya mendengar angka-angka keuntungan perusahaan, sementara manfaat langsung yang diterima daerah tidak diketahui secara jelas," ujar salah seorang pengamat kebijakan publik yang meminta adanya keterbukaan data kepada masyarakat.

Publik juga meminta pemerintah daerah, BUMD pengelola PI, serta seluruh pihak terkait untuk menyampaikan laporan secara berkala mengenai penerimaan, pengelolaan, dan penggunaan dana tersebut. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan sesuai prinsip akuntabilitas.

Di sisi lain, sejumlah kalangan menegaskan bahwa dana PI seharusnya menjadi instrumen strategis untuk memperkuat pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur di wilayah penghasil migas.

Dengan potensi ekonomi Blok Rokan yang sangat besar, masyarakat berharap tidak ada lagi polemik mengenai minimnya informasi yang diterima publik. Transparansi dan pengawasan menjadi kunci agar manfaat pengelolaan migas benar-benar kembali kepada rakyat Riau.

Hingga berita ini diturunkan, dorongan agar pengelolaan dana PI Blok Rokan dibuka secara lebih transparan terus menguat di tengah masyarakat.

Tim Redaksi Radar Indo Media

Reporter: Redaksi