PEKANBARU – Kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam pengelolaan sampah kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah informasi yang beredar menyebut adanya dugaan keterlibatan pihak ketiga dalam operasional pengangkutan sampah, meski sebelumnya sempat muncul janji bahwa sistem pengelolaan sampah akan dilakukan tanpa ketergantungan pada pihak ketiga.

Informasi yang diterima Radar Indo Media menyebutkan bahwa operasional pengangkutan sampah diduga tetap melibatkan perusahaan swasta melalui skema penyewaan armada truk dan kendaraan fuso. Dalam informasi tersebut, nama PT Sedayu disebut sebagai pihak yang menyediakan armada untuk mendukung kegiatan pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru.

Tidak hanya itu, muncul pula dugaan adanya ketidaksesuaian nilai sewa kendaraan yang dibayarkan pemerintah kepada pihak penyedia jasa. Bahkan, beredar tudingan adanya praktik mark up dalam penetapan tarif sewa armada yang digunakan.

Sorotan semakin menguat karena nilai anggaran yang disebut-sebut terkait kerja sama tersebut diklaim mencapai angka ratusan miliar rupiah. Jika benar, penggunaan anggaran sebesar itu tentu membutuhkan transparansi dan pengawasan yang ketat agar tidak menimbulkan kerugian bagi keuangan daerah.

Di sisi lain, sejumlah pihak juga mulai mempertanyakan peran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru dalam menentukan skema tarif dan mekanisme kerja sama yang dijalankan. Nama Kepala DLHK Pekanbaru, Reza, turut disebut dalam informasi yang beredar sehingga memunculkan tuntutan agar pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho juga didorong untuk memberikan klarifikasi terkait konsistensi kebijakan pengelolaan sampah yang sebelumnya disampaikan kepada publik. Transparansi dianggap penting guna menghindari munculnya spekulasi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program penanganan sampah di Kota Pekanbaru.

Hingga berita ini ditulis, Radar Indo Media masih berupaya memperoleh konfirmasi dan hak jawab dari Pemerintah Kota Pekanbaru, DLHK Kota Pekanbaru, maupun pihak perusahaan yang disebut dalam informasi tersebut.

(Masih memerlukan verifikasi dan konfirmasi dari seluruh pihak terkait.)

Tim Redaksi Radar Indo Media

Reporter: Redaksi