Pencarian

RadarIndoMedia TV YouTube

Menakar Efek Blusukan Jokowi untuk Target Besar PSI

Senin, 29 Juni 2026 • 07:57:45 WIB
Menakar Efek Blusukan Jokowi untuk Target Besar PSI

JAKARTA – Langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mulai turun langsung mendukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai menjadi strategi penting dalam menghadapi Pemilu 2029.

Safari politik Jokowi yang dimulai dari Lampung memunculkan berbagai spekulasi mengenai seberapa besar pengaruh mantan presiden itu terhadap elektabilitas PSI yang selama ini belum mampu menembus parlemen nasional.

Dalam kunjungannya pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PSI Kota Bandar Lampung, Jokowi bahkan menyebut target PSI pada Pemilu 2029 bukan sekadar lolos ke Senayan, melainkan meraih hasil yang jauh lebih besar.

“Targetnya itu target besar,†ujar Jokowi saat memberikan arahan kepada kader PSI di Lampung.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai pengaruh safari politik Jokowi terhadap PSI belum bisa diukur secara pasti saat ini. Menurutnya, dampak nyata baru dapat terlihat melalui survei maupun hasil Pemilu 2029 mendatang.

Adi juga mengingatkan PSI agar tidak sepenuhnya bergantung pada figur Jokowi. Sebab, dalam sistem pemilu legislatif proporsional terbuka, kekuatan calon legislatif tetap menjadi faktor utama penentu kemenangan partai di daerah pemilihan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro melihat safari Jokowi sebagai upaya PSI memperluas basis pemilih. Jika sebelumnya PSI identik dengan pemilih muda dan perkotaan, kini partai tersebut dinilai mulai menyasar masyarakat akar rumput dan pemilih di daerah.

Pengamat politik juga menilai kehadiran Jokowi dalam berbagai agenda PSI memperlihatkan adanya perubahan citra partai agar lebih moderat dan diterima lebih luas oleh masyarakat.

Belakangan, kedekatan Jokowi dengan PSI semakin menjadi perhatian publik setelah ia beberapa kali tampil mengenakan atribut PSI dan aktif menghadiri agenda partai yang dipimpin putranya, Kaesang Pangarep.

Meski demikian, sejumlah kalangan menilai efek Jokowi terhadap PSI tetap akan diuji oleh waktu, terutama apakah pengaruh personal mantan presiden tersebut mampu diterjemahkan menjadi suara nyata di bilik pemilu.

(rdr)

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks