Pencarian

Bengkalis Macet di Laut! Ribuan Motor Padati Roro Air Putih, Warga Antre Panas-Panasan Berjam-Jam

Jumat, 29 Mei 2026 • 14:21:00 WIB
Bengkalis Macet di Laut!  Ribuan Motor Padati Roro Air Putih, Warga Antre Panas-Panasan Berjam-Jam

RadarIndoMedia – Bengkalis – Penyeberangan Ro-Ro Air Putih Bengkalis kembali diserbu gelombang kendaraan roda dua. Menjelang akhir pekan dan libur panjang Iduladha, antrean motor memanjang hingga membuat suasana pelabuhan berubah kacau dan padat.

Ratusan bahkan ribuan pengendara terlihat memadati area antrean menuju kapal penyeberangan Air Putih–Sungai Selari. Sebagian pengendara terpaksa menunggu selama berjam-jam demi bisa menyeberang ke Pulau Bengkalis maupun menuju daratan Sumatera.

Pemandangan antrean panjang bukan lagi hal baru di pelabuhan tersebut. Namun lonjakan kali ini disebut lebih ekstrem karena bersamaan dengan meningkatnya arus mudik dan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha.

Sejak pagi, antrean kendaraan roda dua sudah terlihat mengular di kawasan pelabuhan. Kepadatan terus meningkat hingga sore hari. Banyak pengendara tampak duduk kelelahan di atas motor sambil menunggu giliran masuk kapal.

Beberapa warga mengaku mulai geram karena persoalan antrean Ro-Ro Bengkalis terus berulang hampir setiap musim liburan tiba.

“Kalau libur panjang begini pasti macet lagi. Kadang capek menunggu berjam-jam,” ujar salah seorang pengendara yang ikut mengantre di Dermaga Air Putih.

Lonjakan penumpang dan kendaraan memang menjadi tantangan rutin di jalur penyeberangan vital tersebut. Apalagi Ro-Ro Air Putih merupakan jalur utama penghubung Pulau Bengkalis dengan wilayah daratan.

Pihak Dinas Perhubungan Bengkalis mengakui terjadi peningkatan signifikan arus kendaraan roda dua. Bahkan dalam beberapa trip penyeberangan, kapasitas kapal didominasi sepeda motor.

Meski empat armada kapal tetap dioperasikan, antrean panjang tetap sulit dihindari akibat tingginya volume kendaraan yang datang secara bersamaan.

Petugas di lapangan terlihat berjibaku mengatur arus masuk kendaraan agar situasi tidak semakin semrawut. Namun kepadatan kendaraan membuat area pelabuhan tetap dipenuhi antrean panjang.

Kondisi ini kembali memunculkan kritik masyarakat terhadap pelayanan penyeberangan Ro-Ro Bengkalis yang dinilai belum mampu mengimbangi lonjakan penumpang saat momentum besar.

Publik menilai pemerintah daerah perlu melakukan pembenahan serius, mulai dari penambahan armada, pengaturan jadwal kapal hingga sistem antrean digital agar persoalan klasik ini tidak terus berulang.

Sebab bagi masyarakat Bengkalis, jalur Ro-Ro bukan sekadar fasilitas penyeberangan biasa. Jalur ini menjadi urat nadi ekonomi, distribusi barang, hingga akses utama mobilitas warga pesisir.

Jika kondisi antrean terus terjadi tanpa solusi jangka panjang, dampaknya bukan hanya menguras waktu masyarakat, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi daerah.

Kini masyarakat hanya berharap satu hal: jangan sampai setiap musim libur, Bengkalis selalu “macet di laut”.


Catatan kaki: Diambil dari beberapa sumber dan diolah Tim Redaksi Radar Indo Media.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks