TRANS KALIMANTAN 2.772 KM SIAP MELAJU

Penulis: Redaksi
Minggu, 07 Juni 2026 | 11:28:24 WIB

Kereta Api Raksasa Bakal Jadi Urat Nadi Baru IKN dan Ekonomi Pulau Borneo

JAKARTA – Ambisi besar membangun jaringan Kereta Api Trans Kalimantan kembali menguat. Proyek rel sepanjang 2.772 kilometer yang akan menghubungkan berbagai wilayah strategis di Pulau Kalimantan digadang-gadang menjadi tulang punggung konektivitas menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Jalur kereta ini dirancang menghubungkan Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara. Bahkan, konektivitas lintas batas menuju Sarawak, Malaysia dan Brunei turut masuk dalam skenario pengembangan jangka panjang.

Pemerintah menilai keberadaan kereta api menjadi kebutuhan strategis untuk mengurangi ketergantungan pada transportasi jalan raya yang selama ini menjadi andalan distribusi barang dan mobilitas masyarakat di Kalimantan. Kehadiran IKN turut menjadi faktor pendorong percepatan proyek tersebut.

Selain memperkuat konektivitas, proyek raksasa ini diproyeksikan membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kawasan industri, pelabuhan, sentra perkebunan, pertambangan hingga wilayah perbatasan diharapkan terhubung dalam satu sistem logistik yang lebih efisien.

Namun publik berharap proyek yang telah lama diwacanakan ini tidak kembali berakhir di atas kertas. Masyarakat Kalimantan menantikan realisasi nyata, bukan sekadar pengulangan janji pembangunan dari tahun ke tahun.

Jika terealisasi, Kereta Api Trans Kalimantan bukan hanya proyek transportasi, melainkan simbol transformasi besar Pulau Borneo menuju era konektivitas modern. Dari Pontianak hingga IKN, rel sepanjang 2.772 kilometer itu berpotensi menjadi jalur strategis yang menggerakkan ekonomi, investasi, dan pemerataan pembangunan nasional.

“Bukan sekadar rel kereta, tetapi rel masa depan Kalimantan.”

Tim Redaksi Radar Indo Media

Reporter: Redaksi